SDA Sulawesi Tengah

Versi printer-friendly

Pertanian Tanaman Pangan

Padi

Angka produksi padi Sulawesi Tengah tahun 2005 sebanyak 716.905 ton. Bila dibandingkan terhadap tahun 2004 dengan produksi padi 694.921 ton berarti mengalami peningkatan sekitar 3,16 persen. Peningkatan produksi tersebut disebabkan oleh maningkatnya produktivitas dari 39,48 kw/ha tahun 2004 menjadi 40,85 kw/ha tahun 2005, meskipun terjadi penurunan pada luas panen dari 179,029 ha tahun 2004 menjadi 175.489 ha di tahun 2005.

Palawija

Tanaman Palawija terdiri atas tanaman jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang kedele dan kacang hijau. Produksi palawija pada tahun 2005 mengalami peningkatan, kecuali komoditi ubi jalar, bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Produksi jagung tahun 2005 sebanyak 57.617 ton, dibandingkan dengan tahun 2004 yang produksinya hanya mencapai 53.452 ton, maka ini berarti terjadi peningkatan sebesar 26,45 persen. Untuk ubi kayu produksi tahun 2005 tercatat sebesar 48,255 ton, angka ini naik sebesar 6,98 persen dari angka 2004 yang hasilnya hanya mencapai 45,106 ton. Lain halnya dengan produksi ubi jalar yang tahun 2004 produksinya sebesar 27,903 ton turun menjadi 23,768 ton pada tahun 2005 (turun 14,81 pesen).

Produksi kacang tanah pada tahun 2004 yang produksinya sebanyak 7.308 ton. Meningkat menjadi 9.201 ton tahun 2005 atau terjadi peningkatan sebesar 25.90 persen. Kemudian kacang kedele pada tahun 2005 mengalami peningkatan produksi, di mana pada tahun 2004 produksinya sebanyak 2.085 ton naik menjadi 2.240 ton tahun 2005 atau naik sebesar 7,43 persen. Sementara untuk produksi kacang hijau pada tahun 2005 juga mengalami peningkatan produksi dibandingkan tahun sebelumnya yaitu dari 1.310 ton tahun 2004 menjadi 1.380 ton tahun 2005 atau terjadi peningkatan sebesar 5,34 persen.

Peningkatan produksi komoditi palawija tahun 2005 tersebut terutama disebabkan adanya peningkatan luas panen setiap komoditi.

Luas Panen, Hasil per Hektar dan Produksi Padi Sawah Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2001 - 2005

Kabupaten

Luas Panen

(ha)

Produksi

(ton)

Hasil per Hektar

(kw/ha)

(1)

(2)

(3)

(4)

Bangkep

454

1.321

29.10

Banggai

30.793

120.201

39.04

Morowali

8.529

30.449

35.70

Poso

17.859

64.471

36.10

Donggala

43.382

194.859

44.94

Tolitoli

17.030

65.757

38.61

Buol

4.448

17.493

39.33

Parigi Moutong

44.798

201.496

44.98

Touna

1.227

3.730

30.40

Palu

349

1.363

39.05

Sulawesi Tengah

2005

168.869

701.239

41.53

2004

169.467

680.727

40.17

2003

184.929

726.554

39.29

2002

202.907

780.390

38.46

2001

132.183

455.596

34.47

Sumber : BPS Provinsi Sulawesi Tengah

Produksi Buah-buahan menurut jenis tanaman Tahun 2005

Nama

Buah-Buahan

Jumlah

Pohon

Produksi

(ton)

Hasil per Pohon(kw/ha)

(1)

(2)

(3)

(4)

Alpukat

7.650

499

65.23

Belimbing

4.488

102

22.73

Duku

10.578

607

57.38

Durian

60.673

3.123

51.47

Jambu Air

9.067

379

41.80

Jeruk Besar

1.527

28

18.34

Mangga

93.122

1.615

17.34

Manggis

3.366

54

16.04

Nangka

120.690

3.763

31.18

Nenas

46.386

50

1.08

Pepaya

69.042

1.530

22.16

Pisang

309.941

2.887

9.31

Rambutan

57.607

2.145

37.24

Salak

12.451

69

5.54

Sawo

274

8

29.20

Melinjo

6.322

185

29.26

Petai

439

10

22.78

Sumber : BPS Provinsi Sulawesi Tengah

Pariwisata

Dalam menberiakan pelayanan terhadap wisatawan asing maupun domestik yang datang ke Sulawesi Tengah, diperlukan tersedianya akomodasi yang memadai. Akomodasi yang dimaksud adalah hotel, baik yang berbintang maupun yang non bintang. Jumlah hotel di Sulawesi Tengah tahun 2005 tercatat sebanyak 190 buah. Di bandingkan dengan tahun 2004 yang jumlanya mencapai 175 buah maka terjadi peningkatan sebanyak 25 buah hotel atau 8,57 persen.

Persediaan jumlah kamar hotel pada tahun 2005 mencapai 2.415 buah, bila dibanding tahun 2004 yang persidiaan jumlah kamarnya hanya mencapai 2.297 buah, ini berarti terjadi kenaikan sebesar 5,14 %. Dengan pertambahannya jumlah kamar hotel pada tahun 2005, maka tidak otomatis jumlah tempat tidur juga mengalami kenaikan, yang justru mengalami penurunan sebesar 36.,91 % yaitu dari 3.820 buah pada tahun 2004 menjadi 2.410 buah pada tahun 2005.

Tenaga kerja perhotelan di Propinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2005 mengalami peningkatan sebesar 21.19 % yaitu dari 9011 orang pada tahun 2004 menjadi 1.104 orang pada tahun 2005. dari jumlah tenaga kerja tersebut umumnya masih didominasi oleh para lulusan SLTA, tetapi ada juga yang berasal dari tamatan SD dan SLTP. Jumlah tenaga kerja perhotelan yang berpendidikan SLTA dan SD/SLTP pada tahun 2005 masing-masing berjumlah 704 orang dan 253 orang, sedangkan yang berpendidikan tinggi (universitas) berjumlah 66 orang dan berpendidikan khusus (sekolah perhotelan), berjumlah 71 orang.

Tingkat penghuni kamar (TTK) hotel tahun 2005 untuk hotel benbintang mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu dari 54,42 % tahun 2004 menjadi 51,48 % tahun 2005. hal yang sama terjadi pada hotel non bintang dan pada tahun 2005 TPK-nya malah mengalami penurunan dari 27,47 % tahun 2004 menjadi 23,04 % tahun 2005.

Rata-rata menginap untuk tamu asing pada hotel benbintang tahun 2005 puncaknya terjadi pada bulan mei yaitu sebesar 10,33 hari perorang dan untuk non bintang sebesar 12,36 hari perorang yaitu pada bulan Februari 2005. sedangkan yang terkecil yaitu 1,86 hari terjadi pada bulan Oktober 2005 untuk hotel berbintang dan 1,00 hari pada bulan April, mei 2005 untuk hotel non bintang. Namun jika dilihat rata-rata selama setahun baik hotel berbintang maupun non ,bintang, rata-rata tamu asing yang menginap mengalami peningkatan yang cukup berarti yaitu sebesar 6,08 hari untuk hotel berbintang dan 4,93 hari yang non bintang .

Selanjutnya rata-rata menginap untuk tamu dalam negeri/domestik terbesar terjadi pada bulan Juni 2005 sebesar 4,10 hari perorang untuk hotel bintang dan untuk hotel non bintang sebesar 2,39 hari perorang. Sedangkan rata-rata menginap terkecil terjadi pada bulan oktober 2005 sebesar 1,49 hari perorang untuk hotel bintang dan pada bulan Juni, September, dan Desember 2005 sebesar 1,88 hari perorang untuk hotel nono bintang

PERIKANAN DAN KELAUTAN

Produksi per kabupaten/kota tahun 2001-2005

Kabupaten

/Kota

Perikanan

Laut

Perikanan Darat

Jumlah

Perairan Umum

Budidaya

Tambak

Kolam

Sawah

keramba

(1)

(2)

(3)

(4)

(6)

(7)

(8)

(9)

Bangkep

-

-

-

-

-

-

-

Banggai

3.484.4

-

-

0.78

-

-

3.485.18

Morowali

-

-

-

-

-

-

-

Poso

1.761.1

68.8

52

43.5

-

29.77

1.955.17

Donggala

-

-

-

-

-

-

-

Tolitoli

-

-

2.207

150.44

-

-

2.357.44

Buol

5.764

2.484

353

110.5

-

-

8.711.50

Parigi Moutong

25.558

19.9

890.78

5.70

2.07

0.65

26.477.1

Touna

-

-

-

-

-

-

-

Palu

1.552.7

-

-

6.9

-

-

1.559.6

Sulawesi Tengah

2005

3.8120.2

2.572.7

3.502.78

317.82

2.07

30.42

44.545.99

2004

33.629

734

750.50

41

-

-

34.619.50

2003

88.181

210

4.022

118

26

-

93.557

2002

88.181

210

3.942

1.722

26

4

94.085

2001

98.353

395

3.133

1.861

33

12

103.787

Sumber : Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah

Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten/Kota