Pendidikan Sulawesi Tengah

Versi printer-friendly

Pendidikan dan Pengajaran

Salah satu keberhasilan pembangunan di suatu adalah apabila didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Proses peningkatan kualitas sumber daya manusia yang pada gilirannya akan merupakan Modal Investasi Manusia bagi kepentingan pembangunan daerah bahkan sapai tingkat Nasional. Pembangunan pendidikan yang masih menempati posisi penting dalam skala prioritas ini akan terus ditingkatkan. Program wajib belajar 9 tahun bagi pendidikan dasar terus digalakkan sehingga diharapkan seluruh anak-anak usia sekolah dapat memasuki jenjang pendidikan dasar.

Peningkatan sumber daya manusia sekarang ini lebih diutamakan dengan memberi kesempatan kepada penduduk usia sekolah serta luasnya wilayah yang harus dijangkau merupakan faktor yang cukup berpenharuh disamping faktor-faktor lainnya dalam menjalankan program-program pendidikan. Tersedianya data pendidikan yang baik akan sangat membantu perencanaan yang dibuat menjadi labih terarah dan mencapai sasaran yang diinginkan.

Data pendidikan yang disajikan dalam publikasi ini adalah yang termasuk didalam lingkungan Depdiknas, dimana kurikulum yang digunakan adalah merujuk pada kurikulum yang telah ditetapkan oleh Depdiknas, sedangkan data pendidikan diluar lingkungan Depdiknas disajikan dalam publikasi lain yaitu Statistik Sosial.

Uraian Kondisi Pendidikan dan Pengajaran di Sulawesi Tengah

Pendidikan Pra Sekolah : Taman kanak-kanak (TK)

Taman kanak-kanat (TK) merupakan institusi pendidikan pra sekolah yang mendidik anak sebelum memasuki jenjang pendidikan Sekolah Dasar. Pada tahun ajaran 2005/2006 jumlah sekolah, jumlah guru dan jumlah murid yang terdaftar mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Jumlah sekolah TK pada tahun 2005/2006 sebanyak 824 buah, jumlah ini meingkat 120 buah atau 17,04 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 704 buah. Sementara jumlah guru dan murid TK pada tahun 2005 masing-masing berjumlah 3.115 orang dan 30.088 orang, bila dibandingkan dengan tahun ajaran 2004/2005 maka jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 19,99 persen untuk jumlah guru dan 24,33 persen untuk murid.

Ratio murid TK terhadap guru sebesar pada tahun ajaran 2005/2006 mencapai 9 orang murid atau dengan kata lain setiap i1 orang guru menangani 9 orang murid TK.

Pendidikan Dasar : SD

Jumlah sekolah, murid dan guru Sekolah Dasar (SD) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Pengajaran (SD Negeri, Inpres dan Swasta) selama periode 2001/2002-2005/2006 disajikan pada tabel 5.1.2. jika diamati keberadaan gedung sekolah pada masing-masing Kabupaten/kota maka jumlah gedung sekolah yang terbanyak berada di Kabupaten Donggala yaitu sebesar 550 buah atau 20,16 pesen dari total gedung sekolah SD yang ada.

Rasio perbandingan murid dengan sekolah tahun 2005/2006 menunjukan bahwa rata-rata murid untuk setiap SD terdapat 119 murid, sedangkan rasio murid terhadap guru sebesar 15 orang, yang berarti bahwa setiap seorang guru akan menangani sekitar 15 orang murid, dengan rata-rata guru setiap sekolah sebesar 8 orang.

Pendidikan Menengah : SLTP,SMU dan SMK

Jumlah gedung sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) di Propinsi Sulawesi Tengah pada tahun ajarn 2005/2006 mengalami peningkatan jumlahnya. Bila dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya maka gedung sekolah SLTP pada tahun ajaran 2005/2006 mengalami peningkatan sebesar 26,66 persen atau dari 345 buah tahun ajaran 2004/2005 menjadi 437 buah.

Sementara itu jumlah guru pada tahun ajaran 2005/2006 mengalami peningkatan yang cukup berarti yaitu dari 6.002 orang pada tahun ajaran 2004/2005 menjadi 8.522 orang pada tahun ajaran 2005/2006, atau meningkat sebesar 41,98 persen, dengan rata-rata guru per sekolah sebanyak 19 orang.

Jumlah siswa pada tahun ajaran 2005/2006 sebanyak 100.363 orang, angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang jumlahnya mencapai 75.137 orang atau terjadi peningkatan sebesar 33,57 persen atau bertambah 25.226 orang siswa.

Untuk sekolah menengah umum (SMU) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) pada periode 2005/2006 pertumbuhan jumlah gedung sekolah, jumlah murid dan jumlah guru sangat menggembirakan. Jumlah gedung sekolah menengah umum (SMU) naik sebesar 35,39 persen atau dari 112 buah pada tahun ajaran 2004/2005 naik menjadi 155 buah pada tahun jaran 2005/2006, sementara untuk gedung sekolah menengah kejuruan (SMK) naik sebesar 15,87 persen atau 63 buah pada tahun ajaran 2004/2005 naik menjadi 73 buah pada tahun ajaran 2005/2006.

Pada tahun ajaran 2005/2006 perkembangan jumlaj siswa dan guru baik sekolah menengah umum (SMU) maupun sekolah menegah kejuruan (SMK) mengalami penigkatan yang cukup berarti. Jumlah guru sekolah menengah umum (SMU) meningkat sebesar 10,56 persen atau meningkat dari 2,575 orang pada tahun 2004/2005 menjadi 3.076 orang pada tahun ajaran 2005/2006, sementara itu untuk jumlah guru sekolah menengah kejuruan (SMK) meningkat sebesar 35,76 persen atau meningkat dari 1.166 orang guru pada tahun 2004/2005 menjadi 1.583 orang guru pada tahun 2005/2006.

Seperti halnya jumlah guru, siswa sekolah menengah umum (SMU) dan siswa menengah kejuruan (SMK) pada tahun ajaran 2005/2006 juga mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. Untuk sekolah menengah umum (SMU) mengalami peningkatan sebesar 15,75 persen atau meningkat dari 37.374 orang pada tahun ajaran 2004/2005 menjadi 43261 orang pada tahun ajaran 2005/2005. Demikian pula sekolah menengah kejuruan (SMK) mengalami peningkatan sebesar 5,85 persen atau meningkat dari 13.594 orang pada tahun ajaran 2004/2005 menjadi 14.389 orang pada tahun ajaran 2005/2006.

Pendidikan Tinggi.

Pada jenjang pendidikan perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi negeri pertumbuhan jumlah mahasiswa baru kurang menggembirakan, hal ini terbukti dengan adanya penurunan jumlah mahasiswa baru pada tahun ajaran 2005/2006 sebesar 8.45 persen, atau dari 3.220 orang tahun 2004/2005 menjadi 2.948 orang pada tahun 2005/2006. Demikian pula jumlah alumni perguruan tinggi negeri baik program sarjana (S1) maupun Diploma pada tahun ajaran 2005/2006 mengalami penurunan yaitu masing-masing sebesar 41,49 persen untuk program sarjana dan 47,57 persen untuk program diploma. Jadi secara keseluruhan jumlah mahasiswa perguruan tinggi negeri di Propinsi Sulawesi Tengah berjumlah 13.594 orang yang terdiri dari 6.635 orang mahasiswa laki-laki dan 6.959 orang mahasiswa perempuan. Angka ini menurun sebesar 34,23 persen bila dibandingkan dengan jumlah tahun sebelumnya sebesar 20.668.

Jumlah tenaga pengajar pada perguruan tinggi negeri di Propinsi Sulawesi Tengah pada tahun ajaran 2005/2006 sebesar 1.690 orang yang terdiri dari dosen tetap 1.132 orang dan dosen tidak tetap sebanyak 558 orang. Bila dibandingkan dengan tahun ajaran sebelumnya yang jumlahnya hanya 1.561 orang, maka tenaga pengajar pada perguruan tinggi negeri mengalami kenaikan sebesar 8,26 persen.

Penduduk Berumur 10 Tahun Ke atas Yang Dapat Membaca dan Menulis, Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan, Angka Partisipasi Murni dan Penduduk 5 Tahun Ke atas Yang Masih Sekolah.

Persentase penduduk berumur 10 tahun keatas yang buta huruf pada tahun 2005 sebesar 5,46 persen, angak ini lebih tinggi sedikit dibandingkan dengan angka tahun 2004 yang tercatat sekitar 5,05 %, pada tingkat Kabupaten persentasenya berkisar antara 1,84 - 8,67 persen. Persentase tertinggi buta huruf terdapat di Kabupaten Donggala yaitu sebesar 8,67 persen. Hal tersebut disebabkan masih tingginya persentase penduduk 10 tahun keatas yang tidak/belum pernah sekolah di kabupaten tersebut dibandingkan Kabupaten/Kota lain yaitu mencapai 8,67 persen dan terendah adalah Kota Palu yaitu sebesar 1,84 persen. Secara umum kamampuan barbahasa Indonesia. Membaca dan menulis huruf latin pada penduduk 10 tahun keatas, mulai tahun 2001 - 2005 relatif baik, karena persentasenya cukup tinggi yaitu diatas 90 persen.

Komposisi persentase pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh penduduk 10 tahun ke atas pada tiap kabupaten untuk tingkat pendidikan tamat SD berkisar antara 18,61-49,05 persen. Untuk Kota Palu pendidikan tertinggi yang ditamatkan telatif baik yaitu untuk tamatan SMTA 30,06 persen. Secara umum pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh penduduk 10 tahun ke atas di Sulawesi Tengah dari tahun 2000-2004 menunjukan adanya indikasi ke arah yang lebuk baik dari tahun ke tahun.

Komposisi persentase pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh penduduk 10 tahun ke atas pada tiap kabupaten untuk tingkat pendidikan tamat SD berkisar antara 18,61-49,05 persen. Untuk Kota Palu pendidikan tertinggi yang ditamatkan relatif baik yaitu untuk tamatan SMTA 30,06 persen. Secara umum pendidikan tertinggi yang ditamatkan oleh penduduk 10 tahun ke atas di Sulawesi Tengah dari tahun 2000-2004 menunjukan adanya indikasi ke arah yang lebih baik dari tahun ketahun.

Angka pertisipasi kasar di Propinsi Sulawesi Tengah tahun 2004 tertinggi di capai pada tingkat Sekolah Dasar (SD) yaitu 9605 persen atau pada kelompok umur 07-12 tahun, diikuti untuk tingkat SLTP atau kelompok umur 16-18 tahun relatif rendah yaitu 46,96 persen. Bila ditinjau dari masing-masing kabupaten/kota, maka Kota Palu Angka Partisipasi kasar untuk tingkat SLTP dan SLTA relatif lebih tinggi dibandingkan kabupaten lain yaitu masing-masing sekitar 87,16 persen dan 77,02 persen.

Tingkat Pendidikan

Presentase Penduduk berusia 10 tahun keatas dengan kemampuan membaca dan menulis 2001-2005

Kabupaten/Kota

Dapat Membaca dan Menulis

Jumlah

Huruf Latin

Huruf Lainnya

Huruf Latin + Lainnya

Buta Huruf

Banggai Kepulauan

83.30

0.00

10.33

6.37

100.00

Banggai

81.35

0.56

12.62

5.47

100.00

Morowali

83.66

0.36

12.09

3.89

100.00

Poso

93.37

0.05

4.33

2.26

100.00

Donggala

72.58

1.63

17.12

8.67

100.00

Tolitoli

75.74

0.40

19.09

4.78

100.00

Buol

87.60

0.38

9.76

2.26

100.00

Parigi Moutong

61.42

0.53

29.50

8.56

100.00

Tojo Una-una

73.73

0.71

22.94

2.62

100.00

Palu

74.28

0.14

23.74

1.84

100.00

Sulawesi Tengah

2005

76.01

 

17.92

5.46

100.00

2004

94.34

0.61

5.05

100.00

2003

93.77

0.46

5.78

100.00

2002

93.61

0.48

5.91

100.00

2001

92.99

0.57

6.45

100.00

Sumber : Susenas 2001 - 2005

Tingkat partisipasi pendidikan menurut umur tahun 2005

Kabupaten

Kelompok Umur

Jumlah

07-12

13-15

16-18

19-24

Banggai Kepulauan

96.02

77.42

34.28

4.19

56.61

Banggai

95.35

83.81

52.69

9.03

60.82

Morowali

93.19

72.58

45.37

5.68

56.81

Poso

99.68

90.65

48.18

4.41

59.74

Donggala

90.07

70.89

34.28

4.71

51.62

Tolitoli

94.78

74.74

47.01

7.27

60.44

Buol

96.00

79.92

42.88

7.92

62.70

Parigi Moutong

93.05

70.81

33.01

3.47

50.45

Tojo Una-una

95.70

72.32

39.32

4.77

56.90

Palu

96.95

91.45

68.15

34.72

67.49

Sulawesi Tengah

94.32

77.18

44.53

0.34

57.52

Sumber : Susenas 2005

Presentase angka putus sekolah SD penduduk berusia 7-12 tahun dan jenis kelamin tahun 2005

Kabupaten/Kota

Laki-laki (%)

Perempuan (%)

L + P (%)

Bangga Kepulauan

3.41

1.14

2.28

Banggai

1.27

0.82

1.08

Morowali

2.58

3.60

3.11

Poso

-

-

-

Donggala

2.98

2.88

2.93

Tolitoli

0.54

2.52

1.57

Buol

1.14

3.01

2.13

Parigi Moutong

2.68

2.08

2.42

Tojo Una-una

1.94

1.21

1.61

Palu

0.65

2.96

1.73

Sulawesi Tengah

1.88

2.19

2.03

Sumber : Susenas 2005

Presentase angka putus sekolah SLTP berusia 13-15 tahun dan jenis kelamin tahun 2005

Kabupaten/Kota

Laki-laki (%)

Perempuan (%)

L + P (%)

Banggai Kepulauan

25.35

20.00

25.58

Banggai

9.68

18.72

14.77

Morowali

24.20

30.51

26.86

Poso

11.36

5.88

9.35

Donggala

33.32

25.29

29.11

Tolitoli

25.12

23.33

24.13

Buol

24.76

13.37

19.04

Parigi Moutong

28.34

24.78

26.79

Tojo Una-una

25.57

30.17

27.68

Palu

7.31

9.79

8.55

Sulawesi Tengah

22.85

21.25

22.06

Sumber : Susenas 2005




Infrastruktur Pendidikan

 

Banyaknya Sekolah Dasar (SD) per kabupaten/kota dan status sekolah tahun 2001/2002-2005/2006

Kabupaten/Kota

Negeri

Swasta

Jumlah

Bangkep

220

11

231

Banggai

362

13

375

Morowali

231

16

247

Poso

172

24

196

Donggala

465

85

550

Tolitoli

216

5

321

Buol

151

-

151

Parigi Moutong

326

17

343

Touna

154

2

156

Palu

133

25

158

Sulawesi Tengah

2005/2006

2.430

198

2.728

2004/2005

1.685

156

1.841

2003/2004

2.411

215

2.626

2002/2003

2.329

215

2.554

2001/2002

2.309

190

2.499

Sumber : BPS Provinsi Sulawesi Tengah

Dinas Pendidikan Dan Pengajaran Kabupaten/Kota

 

Banyaknya Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SMP) per kabupaten/kota dan status sekolah tahun 2001/2002-2005/2006

Kabupaten/Kota

Negeri

Swasta

Jumlah

Banggai Kepulauan

24

18

42

Banggai

35

14

49

Morowali

26

6

32

Poso

32

9

41

Donggala

61

49

110

Tolitoli

32

5

37

Buol

21

1

22

Parigi Moutong

31

9

40

Tojo Una-una

24

5

29

Palu

21

16

37

Sulawesi Tengah

2005/2006

307

132

437

2004/2005

251

94

345

2003/2004

250

97

347

2002/2003

340

94

437

2001/2002

215

161

376

Sumber : Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Sulawesi Tengah BPS Provinsi Sulawesi Tengah

Banyaknya Sekolah Menengah Umum  (SMU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) per kabupaten/kota dan status sekolah tahun 2001/2002-2005/2006

Kabupaten/Kota

SMU

SMK

Jumlah

Negeri

Swasta

Negeri

Swasta

Banggai Kepulauan

10

11

1

3

25

Banggai

12

3

5

3

23

Morowali

9

3

3

2

17

Poso

10

4

3

2

19

Donggala

5

4

4

3

16

Tolitoli

6

2

5

4

17

Buol

6

-

3

1

10

Parigi Moutong

10

3

2

2

17

Tojo Una-una

6

0

4

1

11

Palu

7

14

6

16

43

Sulawesi Tengah

2005/2006

91

64

35

38

228

2004/2005

78

34

29

34

175

2003/2004

60

34

16

24

134

2002/2003

63

43

15

23

144

2001/2002

61

43

15

23

142

Sumber : Dinas Pendidikan Dan Pengajaran Provinsi Sulawesi Tengah BPS Provinsi Sulawesi Tengah

Banyaknya Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta tahun 2001/2002- 2005/2006

Nama Perguruan Tinggi

Kabupaten/Kota

Status

Jumlah

Universitas Tadulako

Palu

Negeri

1

Universitas Muhammadiyah

Palu

Swasta

1

Universitas Alchaeraat

Palu

Swasta

1

STAIN Dato Karama

Palu

Negeri

1

Sekolah Tinggi Panca Bakti Palu

Palu

Swasta

1

Sekolah Tinggi Panca Marga

Palu

Swasta

1

Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan

Palu

Swasta

1

Universitas Madako

Tolitoli

Swasta

1

STIP Mujahidin Tolitoli

Tolitoli

Swasta

1

Universitas Muhammadiyah Luwuk

Banggai

Swasta

1

Universitas Sintuwu Maroso

Poso

Swasta

1

Sekolah Tinggi Teologia GKST

Poso

Swasta

1

Sulawesi Tengah

12

Sumber : Susenas 2001 - 2005