Pendidikan Papua

Versi printer-friendly

Tingkat Pendidikan

Angka melek huruf pada penduduk berusia 15 tahun keatas pada tahun 2005 paling tinggi tercatat di Kota Jayapura yang mencapai 99.07 Angka melek huruf paling rendah di provinsi Papua adalah Kabupaten Jayawijaya dengan 38.34 dan di Manokwari untuk Provinsi Papua Barat yang angkanya tercatat 33.86. Sebagian besar penyebab rendahnya angka melek huruf di kedua kabupaten tersebut adalah kurangnya sarana pendidikan dan jumlah guru yang tidak sebanding dengan jumlah murid.

Jika dibandingkan dengan skala nasional, angka melek huruf provinsi Papua (71,8%) berada dibawah angka melek huruf nasional. Kecuali provinsi Nusa Tenggara Barat yang angka melek hurufnya 78% seluruh provinsi di Indonesia memiliki angka melek huruf diatas 80%. Jika diklasifikasikan menurut jenis kelamin, angka melek huuf laki-laki lebih tinggi dari perempuan.

Tingkat partisipasi perempuan dalam bersekolah juga sangat rendah. Hal ini lebih disebabkan oleh budaya sebagian kelompok etnis di Papua yang mengharuskan perempuan untuk tinggal dirumah dan membantu orang tuanya dalam mencukupi kebutuhan ekonomi. Meski demikian, laki-laki lebih memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk putus sekolah.

Survey pendapat umum Papua yang dilakukan oleh International Foundation for Election Systems (IFES) pada tahun 2003 mencatat bahwa partisipasi sekolah di Papua rata-rata 85%. Partisipasi sekolah yang tertinggi adalah pada masyarakat non-Papua (88%). Partisipasi terendah ada pada masyarakat yang keadaan ekonominya kurang baik (82%). Dari murid-murid yang bersekolah ini, satu pertiga membolos dari waktu ke waktu. Dengan aasan utama karena kekurangan biaya. Selain itu, harus membantu orang tua dan kurangnya transportasi adalah masalah besar yang cukup potensial. Tiga diantara 4 murid (74%) berjalan kaki ke sekolah. Pada masyarakat asli Papua, keadaan ini lebih tinggi, mencapai 82%. Hanya 35% yang mengetahui bahwa biaya sekolah untuk murid SD dan sekolah menengah akan ditiadakan. Pada beberapa kelompok etnis Papua, kesadaran mengenai biaya pendidikan yang akan ditiadakan ini bahkan kurang dari 10%.

Kualitas pendidikan di Papua dinilai dengan angka 56% yang dianggap sedang. Dia daerah pedesaan kualitas pendidikan mencapai 60%. Kurangnya staff pengajar, minimnya sarana penunjang proses belajar mengajar  dan kurangnya jumlah guru adalah penyebab utama rendahnya kualitas pendidikan di Papua.

Angka Melek Huruf Penduduk Umur 15 Tahun ke Atas

Kabupaten/Kota

2003

2004

2005

Laki-laki

Perem

puan

Total

Laki-laki

Perem

puan

Total

Laki-laki

Perem

puan

Total

01. Merauke

88.55

79.88

84.42

88.64

82.32

85.61

-

-

-

02. Jayawijaya

43.27

21.06

32.01

43.43

19.03

31.37

51.1

25.43

38.34

03. Jayapura

91.91

85.29

88.75

95.04

89.99

92.69

98.14

94.44

96.39

04. Paniai

78.46

72.66

75.5

87.96

77.49

83.17

83.94

72.19

78.23

05. Puncak Jaya

96.65

92.07

94.39

97.11

94.43

95.8

98.75

94.97

96.95

06. Nabire

89.25

83.88

86.58

91.76

87.84

89.9

-

-

-

07. Fak Fak

85.69

69.1

77.28

84.96

68.38

76.93

-

-

-

08. Mimika

87.9

80.44

84.23

88.91

82.38

85.64

-

-

-

09. Sorong

99.24

94.75

97.03

97.92

94.82

96.42

98.06

95.93

97

10. Manokwari

42.27

23

32.58

44.17

26.58

35.73

44.01

23.54

33.86

11. Yapen Waropen

19.95

11.53

16.04

57.39

49.24

53.63

54.15

43.46

48.98

12. Biak Numfor

91.82

88.19

90.14

98.74

90.62

94.85

93.75

89.54

91.77

13. Kota Jayapura

99.09

96.06

97.7

98.8

97.11

97.99

99.24

98.9

99.07

14. Kota Sorong

99.68

97.44

98.61

99.79

98.21

99.06

99.71

97.84

98.81

Sumber : BPS Papua

Infrastruktur Pendidikan

Banyaknya Sekolah Dasar di Papua adalah 1.905 buah SD dengan 11.221 ruang kelas. Jumlah guru sebanyak 602 dan jumlah murid sebanyak 18.498 siswa. Sementara jumlah penduduk yang menamatkan pendidikan pendidikan tinggi (Universitas) sebanyak 21.572 orang.

Jumlah SD Negeri paling banyak terdapat di Kabupaten Jayawijaya sebanyak 111 SD dengan jumlah murid sebanyak 18.533. Sedangkan jumlah SD Swasta di Jayawijaya sebanyak 89 SD dengan jumlah murid sebanyak 13.939 orang.

Pada level pendidikan tinggi, jumlah mahasiswa di Universitas Cenderawasih pada tahun 2005 adalah sebanyak 11.027 orang. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2004 yang sebanyak 11.771 orang. Fakultas Ekonomi merupakan Fakultas dengan jumlah mahasiswa terbanyak di Universitas Cenderawasih dengan 3.258 mahasiswa.

Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid menurut Jenis Sekolah

 

Jenis Sekolah

Sekolah

Ruang Belajar

Guru

Murid

Taman Kanak-Kanak

284

837

602

18 498

II. Sekolah Dasar

1 905

11 221

11 611

315 342

III. Pendidikan Umum

 

 

 

 

1. S M P

324

2 049

3 067

76 216

2. S M A

133

897

1 466

37 972

IV. Pendidikan Kejuruan

 

 

 

 

1. SMK/NIS Home Ed. on

56

817

755

16 298

Sumber : Papua Dalam Angka 2006

Banyaknya Sekolah, Guru dan Murid Sekolah Dasar Negeri menurut Kabupaten/Kota

 

Kabupaten/Kota

Sekolah Dasar Negeri

Sekolah Dasar Swasta

Seko

lah

Ruang Belajar

G u r u

Murid

Seko

lah

Ruang Belajar

G u

r u

Murid

1. Merauke

111

716

954

18 533

89

623

701

13 939

2. Jayawijaya

119

670

474

22 687

51

370

466

11 215

3. Jayapura

63

435

566

9 857

53

324

366

6 648

4. Paniai

51

294

248

7 407

59

307

353

10 606

5. Puncak Jaya

43

258

179

6 671

8

47

40

1 422

6. Nabire

78

242

735

14 353

65

198

388

12 198

7. Mimika

38

333

319

12 979

37

293

123

9 041

8. Yapen Waropen

60

388

408

8 198

55

350

382

8 091

9. Biak Numfor

73

478

606

9 629

82

528

634

11 658

10. Boven Digoel

43

258

112

3 659

47

214

118

5 488

11. Mappi

65

290

228

10 903

59

275

142

6 754

12. Asmat

65

290

165

5 745

23

103

34

2 353

13. Yahukimo

54

289

238

11 150

15

90

61

3 988

14. Pegunungan Bintang

46

276

276

5 871

7

92

35

795

15. Tolikara

38

217

160

7 774

5

30

35

1 029

16. Sarmi

49

215

102

6 290

22

110

40

4 254

17. Keerom

40

240

312

5 793

13

78

54

1 532

18. Waropen

36

210

176

3 293

19

109

84

1 459

19. Supiori

18

106

63

1 094

18

107

54

1 825

20 Kota Jayapura

55

440

796

17 347

33

328

384

11 814

Jumlah

1 145

6 645

7 117

189 233

760

4 576

4 494

126 109

Sumber : Papua Dalam Angka 2006

Akses Masyarakat di sektor Pendidikan

Secara umum, ketersediaan fasilitas pendidikan bisa dikatakan sebanding dengan jumlah penduduk Papua. Namun ketersediaan prasarana pendidikan masih sangat minim. Jumlah guru sangat tidak sebanding dengan jumlah murid. Letak sekolah yang jauh menjadi kendala utama selain tingginya biaya pendidikan di Papua. Beberapa kebijakan yang dibuat untuk sector pendidikan sejak pemberlakuan Otonomi Khusus di Papua, belum memperlihatkan perubahan yang signifikan karena kebijakan tersebut tidak bisa diakses oleh masyarakat. Kendala utamanya adalah minimnya informasi mengenai kebijakan tersebut dan kurangnya pelayanan yang memadai dari pemerintah daerah setempat untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat, berkaitan dengan kebijakan disektor pendidikan ini.

Jumlah penduduk menurut jenjang pendidikan yang ditamatkan

Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan

2003

2004

2005

1. Tidak/Belum Pernah Sekolah

380 459

-

370 940

2. Tidak/Belum Tamat SD

201 726

591 446

395 788

3. Sekolah Dasar/MI

393 851

453 524

212 523

4. SLTP Umum/MTs/Sederajat/Kejuruan

234 554

275 575

152 668

5. SMU/MA/Sederajat

177 431

215 405

2 014

6. SM Kejuruan

67 516

76 122

40 750

7. Diploma I/II

7 956

8 224

6 362

8. Akademi/DIII

11 055

11 171

8 589

9. Universitas

25 901

28 336

21 572

Jumlah

1 500 449

1 659 803

1 211 206

Sumber : Papua Dalam Angka 2006