Pendidikan NTT

Versi printer-friendly

PROFIL PENDIDIKAN

Berdasarkan komposisi demografis Nusa Tenggara Timur, titik berat penduduk berada pada usia muda dan sebagian diantaranya merupakan penduduk usia sekolah. Penduduk usia 15-44 tahun berstatus buta aksara masih tinggi (370.710 jiwa).

Angka Partisipasi Murni Pendidikan Dasar tahun 2005 masih rendah  (SD = 88,07, SMTP 36,67, SMTA 25,42). Angka tersebut masih lebih rendah secara signifikan terhadap APM  Nasional 12,8% (2004). Besaran angka proyeksi  linear APM Nusa Tenggara Timur pada tahun 2020 baru akan mencapai  SD 92,34, SMTP 63,06 dan SMTA 48,33.

Mutu lulusan  SMU/SMK NTT bidang IPA dan IPS berdasarkan indikator skor UMPTN/SPMB  selama rentang 1994-2005 sangat rendah secara nasional dan berposisi pada kuartil terbawah peringkat nilai nasional menurut provinsi.  Hal ini menjadi salah satu indikan  rendahnya daya saing nasional lulusan SMU dan SMK wilayah ini..

Kualitas SDM berindikasikan status pendidikan masih rendah. Populasi penduduk berstatus pendidikan tidak/belum pernah bersekolah cukup besar 352.936 jiwa (11,19%)  dan yang tidak/belum tamat SD/MI 1.002.828 jiwa (31,8%) atau  sebanyak 42,99% penduduk yang tidak/belum bersekolah/ belum tamat SD/MI. Besaran relative kumulatif penduduk berstatus pendidikan setinggi lebih rendah tamat SD/MI 76,32%, SMTP 87,17% dan setinggi lebih rendah tamat SMTA 97,48%

Presentase Pencapaian Angka Partisipasi Kasar (APK) Tingkat SMU/SMK/MA per kabupaten/Kota Se Nusa Tenggara Timur Tahun 2004

No

Kabupaten/Kota

Presentase Pencapaian

APK Prov.

APK Nasional

Keterangan

1.

Kota Kupang

124,57%

40,66 %

52,20%

Diatas rata-rata prov. & Nasional

2.

Ende

60,28%

 

 

Sda

3.

Rote Ndao

43,91%

 

 

Diatas provinsi & dibawah nasional

4.

Alor

43,78%

 

 

Sda

5.

Sikka

43,52%

 

 

Sda

6.

Ngada

42,49%

 

 

Sda

7.

Flores Timur

40,67%

 

 

Sda

8.

Sumba Timur

39,41%

 

 

Dibawah provinsi & nasional

9.

TTU

39,21%

 

 

Sda

10.

TTS

31,35

 

 

Sda

11.

Manggarai

30,52%

 

 

Sda

12.

Belu

30,16%

 

 

Sda

13.

Manggarai barat

28,17%

 

 

Sda

14.

Lembata

27,02%

 

 

Sda

15.

Kab. Kupang

26,99%

 

 

Sda

16.

Sumba Barat

24,60%

 

 

sda

Sumber, hasil DB II Forum KTI NTT 2006