Pendidikan Gorontalo

Versi printer-friendly

Provinsi Gorontalo memiliki 3 program unggulan. Salah satu diantaranya adalah SDM. Untuk mempercepat pengembangan SDM yang berbudaya entrepreneur sebagai motor penggerak percepatan pembangunan melalui model pendidikan berbasis kawasan.

Tingkat Pendidikan

Jumlah penduduk yang memiliki Kemampuan Baca Tulis

No

Kabupaten/Kota

Dapat/Baca/Tulis Huruf Latin/Lainnya

2001 (%)

2002 (%)

2003 (%)

2004 (%)

1

Kab. Boalemo

93.24

94.06

96.38

95.04

2

Kab. Pohuwato*

3

Kab. Gorontalo

92.59

94.77

93.25

93.84

4

Kab. Bone Bolango*

5

Kota Gorontalo

98.00

99.00

98.17

99.00

6

Prov. Gorontalo

93.00

95.32

94.80

95.01

* masih gabung dengan kabupaten induk

Sumber : BPS dan Bappeda Provinsi Gorontalo, Indikator Sosial Budaya Provinsi Gorontalo Tahun 2005,    h. 31

Kemampuan penduduk di Provinsi Gorontalo yang dapat membaca, menulis huruf latin hingga tahun 2004 sudah mencapai 95.01 % dari keseluruhan penduduk di Provinsi Gorontalo

Jummlah penduduk menurut jenjang pendidikan yang ditamatkan

No

Kabupaten/Kota

Tidak Punya Ijazah

SD/MI

SLTP/ MTs.

SMA/SMU/ SMK

PT

JUMLAH

I.

01.

02.

03.

04.

II.

05.

Kabupaten:

Gorontalo

Boalemo

Pohuwato

Bone Bolango

Kotamadya:

Gorontalo

 

49.76

45.90

29.61

32.08

 

18.71

 

32.20

36.77

49.24

33.12

 

24.65

 

7.71

9.89

14.75

16.82

 

17.40

 

7.83

6.04

5.86

14.73

 

30.24

 

2.50

1.41

0.54

3.25

 

9.00

 

100.00

100.00

100.00

100.00

 

100.00

Jumlah        2005

39.01

33.56

11.77

12.28

3.38

100.00

 

2004

2003

2002

35.28

37.74

41.33

35.78

36.09

32.60

12.25

11.79

12.60

14.19

12.03

11.12

2.51

2.36

2.35

100.00

100.00

100.00

Sumber: BPS Provinsi Gorontalo, Buku Saku: Gorontalo dalam Angka, 2006, h. 87-88

Rasio penduduk yang putus sekolah

Tingkat pendidikan masyarakat dapat diukur melalui beberapa indikator. Indikator dasar adalah melalui angka melek huruf (Amh), yaitu persentase penduduk berumur 10 tahun keatas yang dapat membaca dan menulis baik huruf latin dan atau huruf lainnya terhadap total penduduk.

Berdasarkan data hasil susenas, AMH di Provinsi Gorontalo di tahun 2004 telah mencapai 95,01 %. Sehingga dapat dikatakan bahwa dari setiap penduduk di pg yang berumur 10 tahun ke atas hanya 5 oran yang tidak dapat membaca dan menulis.

Infrastruktur Pendidikan : Data sekolah SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi.

Berdasarkan data tahun 2005 yang diperoleh, jumlah sekolah dasar ada 849 dan jumlah guru 5.733 dengan jumlah murid 133.174. jumlah SLTP ada 178 dan jumlah guru 3.074 dengan jumlah murid 36.287. Sedangkan tingkat SLTA ada 74 sekolah, 21.670 dan 2.031 guru. Berikut ini akan dipaparkan jumlah sekolah yang ada di Provinsi Gorontalo pada tabel di bawah ini.

Jumlah sekolah dan Perguruan Tinggi Di Provinsi Gorontalo

No

Pendidikan Umum

Kondisi Awal 2001

Kondisi Akhir 2005

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

SDLB

TK

SD/MI

SLTP/MTS.

SLTA/MA

SMK

Perguruan Tinggi

2

298

839

97

40

7

5

5

377

866

191

49

13

12

Sumber : Pemerintah Provinsi Gorontalo; Gorontalo dari Daerah Tertinggal Menuju Daerah Maju, 2006, h. 14

Akses Masyarakat di sektor pendidikan

Saat ini masyarakat di Provinsi Gorontalo sudah dapat menikmati pendidikan terutama tingkat SD dan SLTA tidak perlu lagi keluar daerah. Sebab sekolah SD sudah tersebar di setiap desa. Dan untuk tingkat SLTP/SLTA semuanya dapat dijangkau oleh masyarakat. Sebab ditiap kecamatan sudah terdapat sekolah baik tingkat SLTP maupun SLTA. Kecuali untuk perguruan tinggi. Yang hanya terdapat di setiap pusat ibu kota kabupaten/kota. Kecuali Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Bone Bolango.

Itupun mereka masih dapat menjangkaunya sebab tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk masuk dan menimba ilmu di perguruan tinggi.