Kesehatan Gorontalo

Versi printer-friendly

Dilihat sarana dan prasarana kesehatan, di Provinsi Gorontalo terdapat 8 Rumah Sakit yang terdiri dari 6 rumah sakit pemerintah, 1 Rumah sakit swasta, dan 1 rumah sakit Abri. Sarana dan prasarana di tingkat kecamatan diwakili dengan dengan keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Pada tahun 2005 tercatat terdapat 52 Puskesmas yang dibantu dengan 225 puskesmas pembantu (Pustu), dan 55 puskesmas keliling.

Angka kematian bayi sejak tahun 2002 hingga tahun 2006

No

Indikator Kerja

Target Indonesia Sehat 2010

Pencapaian Tahun

 

 

 

2002

2003

2004

2005

2006

MORTALITAS/ANGKA KEMATIAN

1.

Angka Kematian Bayi

40/1.000

Kelahiran Hidup

23.50

23.50

21.1

21.1

18.7

2.

Angka Kematian Ibu Melahirkan

150/100.000

Kelahiran Hidup

326

307

218

307

225

Pemprov. Gorontalo, Profil Kinerja Pembangunan Gorontalo. 2002-2006, 2006,, h. 15

Dari tabel diatas, nampak bahwa angka kematian bayi 40/1000 kelahiran dan angka kematian ibu melahirkan mengalami penurunan. Tahun 2002 ke tahun 2003, angka kematian bayi tidak mengalami penurunan dari 40/1000 tetap pada angka  23,50 bayi sementara angka kematian ibu melahirkan menurun 150/1000 kelahiran, dari 326 menjadi 307. Dari tahun 2003 ke tahun 2004 keduanya mengalami penurunan. Angka kematian bayi 40/1000 kelahiran 23,50 menjadi 21,1x sedangkan angka kematian ibu 150/1000 dari 307 menjadi 218. Sedangkan dari tahun 2004 ke tahun 2005 hanya angka kematian ibu yang mengalami peningkatan, yakni dari 218 menjadi 3007. Sedangkan dari tahun 2005 ke tahun 2006 keduanya mengalami angka penurunan. Angka kematian bayi menjadi 18,7 dari 40/1000 kelahiran. Sedangkan ibu menjadi 225 dari angka 307 dari 150/1000 kelahiran.

Angka Harapan Hidup sejak tahun 2002 hingga tahun 2006

No

Indikator Kerja

Target Indonesia Sehat 2010

Pencapaian Tahun

 

 

 

2002

2003

2004

2005

2006

3.

Angka Harapan Hidup

67,9

63

64.2

64.5

65.4

65

Pemprov. Gorontalo, Profil Kinerja Pembangunan Gorontalo. 2002-2006, 2006,, h. 15

Angka kematian ibu maternal sejak tahun 2002 hingga tahun 2006

No

Indikator Kerja

Target Indonesia Sehat 2010

Pencapaian Tahun

 

 

 

2002

2003

2004

2005

2006

MORTALITAS/ANGKA KEMATIAN

2.

Angka Kematian Ibu Melahirkan

150/100.000

Kelahiran Hidup

326

307

218

307

225

Pemprov. Gorontalo, Profil Kinerja Pembangunan Gorontalo. 2002-2006, 2006,, h. 15

Angka Gizi dan Pangan sejak tahun 2002 hingga tahun 2006

No

Indikator Kerja

Target Indonesia Sehat 2010

Pencapaian Tahun

 

 

 

2002

2003

2004

2005

2006

STATUS GIZI

1

Presentase Balita dengan Gizi Buruk

15 %

17.1

21.01

91

8.1

7.9

2

Presentase Tempat-tempat umum Sehat

80 %

75.4

75.8

76

78

90

Pemprov. Gorontalo, Profil Kinerja Pembangunan Gorontalo. 2002-2006, 2006, h. 15

Jumlah Rumah Sakit, Kapasitas Tempat Tidur dan Jenis Rumah Sakit.

No

Kabupaten/Kota

RS Umum

RS Khusus

RS Swasta

RS Abri

Jumlah

RS

Tempat Tidur

RS

Tempat Tidur

RS

Tempat Tidur

RS

Tempat Tidur

RS

Tempat Tidur

I.

1.

2.

3.

4.

II.

5.

Kabupaten:

Gorontalo

Boalemo

Pohuwato

Bone Bolango

Kotamadya:

Gorontalo

 

1

1

1

1

 

1

 

80

34

20

28

 

200

 

0

0

0

1

 

0

 

0

0

0

32

 

0

 

0

0

0

0

 

1

 

0

0

0

0

 

80

 

0

0

0

0

 

1

 

0

0

0

0

 

20

 

1

1

1

2

 

3

 

80

34

20

60

 

300

Jumlah (2005)

5

362

1

32

1

8

494

 

2004

2003

2002

5

4

2

494

400

263

1

1

1

50

50

48

 

 

 

 

9

8

4

644

450

336

Sumber: BPS Provinsi Gorontalo, Buku Saku: Gorontalo dalam Angka, 2006, h. 119-120




Jumlah Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Puskesmas Keliling Darat, Puskesmas Keliling Laut

No

Kabupaten/Kota

Puskesmas

Puskesmas Pembantu

Puskesmas Keliling Darat

Puskesmas Keliling Laut

I.

1.

2.

3.

4.

II.

5.

Kabupaten:

Gorontalo

Boalemo

Pohuwato

Bone Bolango

Kotamadya:

Gorontalo

 

21

8

9

8

 

6

 

99

25

29

39

 

33

 

21

6

9

7

 

10

 

0

1

1

0

 

0

 

Jumlah

52

225

53

2

 

2004

2003

2002

51

40

40

214

214

211

38

36

31

2

1

2

Sumber: BPS Provinsi Gorontalo, Buku Saku: Gorontalo dalam Angka, 2006, h. 121

Dokter Ahli, Dokter Ahli, Dokter Umum, Dokter Gigi, Apoteker, Sarjana kesehatan

No

Kabupaten/Kota

Dokter Ahli

Dokter Umum

Dokter Gigi

Apoteker

Sarjana Kesehatan

I.

1.

2.

3.

4.

II.

5.

Kabupaten:

Gorontalo

Boalemo

Pohuwato

Bone Bolango

Kotamadya:

Gorontalo

 

7

1

0

1

 

14

 

33

15

11

23

 

59

 

5

2

2

4

 

6

 

3

2

3

3

 

8

 

16

13

13

14

 

29

Jumlah

23

141

19

19

85

2004

22

126

17

17

72

Sumber: BPS Provinsi Gorontalo, Buku Saku: Gorontalo dalam Angka, 2006, h. 122

Akses masyarakat di sektor kesehatan

Unsur kesehatan biasanya dimulai sejak manusia dilahirkan. Oleh karenanya, indikator pertama mengenai kesehatan adalah presentase balita yang proses pertama kelahirannya ditolong oleh tenaga medis.

Berdasarkan hasil susenas 2004 di Provinsi Gorontalo, ada sebesar 45,13 persen balita yang proses kelahirannya ditangani oleh tenaga medis (dokter, bidan dan tenaga medis lain). Penanganan kelahiran oleh tenaga dukun justru terbanyak yaitu sekitar 52,12 persen sisanya ditolong famili/keluarga/lainnya.

Pada sisi Air Susu Ibu (ASI), berdasarkan hasil Susenas 2004, dari 95.398 anak berumur kurang dari 5 tahun diantaranya ada sebanyak 5,82 persen yang tidak pernah diberi ASI. Bila dilihat per Kabupaten/Kota, persentase balita yang tidak disusui tertinggi berada di Kabupaten Gorontalo yaitu 6,09 %, diikuti Kota Gorontalo 5,92 % dan Kabupaten Boalemo 5,27 %. Pada umumnya balita diberi ASI hingga usia 2 tahun (<24 bulan) dan ada juga yang kurang dari 1 tahun (6-11 bulan). Persentase balita dengan lamanya disusui kurang dari usia 2 tahun sekitar 71,17 %. Kota Gorontalo mempunyai persentase tertinggi untuk balita yang diberi ASI 6-11 bulan yakni 74,13 % dan Terendah Kab Boalemo 66,25 %.

Perilaku Hidup Masyarakat

No

Indikator Kerja

Target Indonesia Sehat 2010

Pencapaian Tahun

1

Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

65 %

53.64

53.75

53.91

54.02

60

2

Persentase Posyandu Purnama Mandiri

40 %

11.85

12.13

12.59

14.63

20

3

Persentase Keluarga yang memiliki Akses Air Bersih

80 %

39.84

39.95

40.1

75.85

85

Pemprov. Gorontalo, Profil Kinerja Pembangunan Gorontalo. 2002-2006, 2006,

Menyangkut perilaku hidup masyarakat dari aspek akses masyarakat terhadap air bersih dan MCK (sanitasi) di Provinsi Gorontalo, baru  persentase keluarga yang memiliki akses air bersih yang mencapai target Indonesia Sehat 2010. target yang dicapai dicapai masyarakat di Provinsi Gorontalo sudah melampaui target Indonesia Sehat 2010 sebesar 80 %, adapun penduduk pg sudah melampaui target, yakni 85%. Sedangkan untuk Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dicapai baru 60 % dari target Indonesia Sehat 2010 sebesar 65%. Dan persentase Posyandu Purnama mandiri baru 20% dari target Indonesia Sehat 2010 sebesar 40%.