Geografis Sulawesi Barat

Versi printer-friendly

Luas Wilayah

Luas wilayah provinsi Sulawesi Barat tercatat 16.937,16 kilometer persegi yang meliputi 5 kabupaten. Kabupaten Mamuju merupakan kabupaten terluas dengan luas 8.014,06 kilometer persegi atau luas kabupaten tersebut merupakan 47,32 persen dari seluruh wilayah Sulawesi Barat.

Luas Area Menurut Kabupaten di Sulawesi Barat

Kode Wilayah

KABUPATEN

Luas - Area

(km2)

Persentase terhadap luas Sulawesi Barat

01

MAJENE

947,84

5,59

02

POLEWALI MANDAR

2.022,30

11,94

03

MAMASA

2.909,21

17,18

04

MAMUJU

8.014,06

47,32

05

MAMUJU UTARA

3.043,75

17,97

JUMLAH - Total

16.937,16

100,00

Sumber : Sulawesi Barat Dalam Angka 2005/2006

Letak Geografis

Sulawesi Barat berada pada posisi "Segi Tiga Emas" antara provinsi Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah. Posisi ini dianggap sangat menguntungkan, karena memberi nilai tambah untuk pengembangan sosial ekonomi kedepan.

Secara Astronomis, wilayah Sulawesi Barat berada pada koordinat antara 11808'59" - 119055'06 bujur timur serta 0045;59" Lintang Selatan hingga 03034'01" lintang selatan. Letak provinsi Sulawesi Barat sangat straegis karena berada antara 0012' - 3038' lintang selatan dan 1180 (Lengkai sebelum Kirim.

Batas Wilayah

Secara Administratif batas wilayah provinsi Sulawesi Barat adalah : Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Donggala provinsi Sulawesi Tengah; Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Tanah Toraja dan Kabupaten Pinrang provinsi Sulawesi Selatan; Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Pinrang provinsi Sulawesi Selatan dan teluk Mandar; Sebelah barat berbatasan dengan Selat Makassar.

Topografi

Topografi provinsi Sulawesi Barat adalah bervariasi dari datar, berbukit sampai bergunung. Wilayah dengan kondisi topografi yang datar dapat dijumpai di sebagian besar kabupaten Polewali Mandar dan Mamuju Utara sedangkan Mamuju, Majene dan Mamasa adalah berbukit sampai bergunung.

Jumlah sungai yang mengaliri wilayah Sulawesi barat tercatat sekitar delapan aliran sungai, dengan jumlah aliran yang terbesar terdapat di kabupaten Polewali Mandar, yakni lima aliran sungai. Sungai yang terpanjang tercatat ada dua yakni Sungai Saddang yang mengalir pada wilayah kabupaten Tanah Toraja, Enrekang, Pinrang (masing-masing berada di wilayah Sulawesi Selatan) dan Kabupaten Polewali Mandar. Sungai kedua adalah Sungai Karama yang berada di kabupaten Mamuju. Panjang kedua sungai tersebut masing - masing 150 km.

Di Sulawesi Barat terdapat dua buah gunung dengan ketinggian diatas 2.500 m. Gunung tertinggi adalah Ganda Dewata dengan ketinggian 3.074 m dpl, gunung ini berdiri tegak di wilayah kabupaten Mamuju. Uraian diatas dapat dilihat dalam tabel.

Nama - Nama Gunung Menurut Tinggi dan Lokasi  di Sulawesi Barat Tahun 2005

No

Nama Gunung

Tinggi Gunung (M)

Lokasi

1

Paroreang

2.619

Kabupaten Polewali Mandar

2

Ganda Dewata

3.074

Kabupaten Mamuju

Sumber : Kantor Badan Pertanahan Nasional Sulawesi Selatan

Nama - Nama Sungai Utama dan Aliran Sungai di Sulawesi Barat Tahun 2005

No

Nama Sungai

Panjang Sungai (Km)

Daerah Aliran Sungai

Lokasi

Ketinggian (m)

Kerendahan (m)

1

Saddang

150

Tator, Enrekang, Polewali Mandar.

5.000,0

250,0

2

Matakali

28

Polewali Mandar

149,0

108,0

3

Mambi

95

Polewali Mandar

270,0

121,3

4

Mandar

90

Polewali Mandar

821,0

42,0

5

Manyamba

28

Majene

210,0

3,0

6

Malunda

38

Majene

175,0

38,2

7

Kaluku

32

Mamuju, Polewali Mandar

330,0

71,6

8

Karama

150

Mamuju

5.435,8

138,5

Sumber : Sulbar dalam Angka 2005/2006

Iklim dan Cuaca

Provinsi Sulawesi Barat mempunyai kelembaban udara yang relatif tinggi, dimana pada tahun 2005 rata-rata berkisar antara 74 % sampai 85 %.

Tabel I.2.5.Rata-rata Temperatur, Kelembaban Nisbi, dan Rata-rata Penyinaran Matahari pada Stasiun Klimatologi Majene 2005

Bulan

Rata - Rata Temperatur

Kelembaban Nisbi

( % )

Rata - Rata Penyinaran Matahari

( % )

Rata-Rata

Maksimum

Minimum

(1)

(2)

(3)

(3)

(4)

(5)

01 Januari

27,7

33,6

22,8

78

70,2

02 Pebruari

27,7

34,4

22,7

81

65,7

03 Maret

25,0

34,4

23,6

76

77,9

04 April

26,8

33,1

23,0

84

64,0

05 Mei

26,6

32,6

22,6

84

72,3

06 Juni

26,4

32,7

23,4

85

91,1

07 Juli

27,5

31,6

23,0

78

85,5

08 Agustus

27,7

32,8

23,8

76

95,0

09 September

28,4

34,8

22,6

74

91,3

10 Oktober

28,2

34,6

23,2

79

83,9

11 November

27,0

32,4

24,0

81

71,9

12 Desember

27,4

33,8

23,4

80

55,6

Sumber : Stasiun Klimatologi Majene 2005(BPS Sulbar dalam Angka 2005/2006)

Tabel I.2.5.2.  Rata-rata Kecepatan Maksimum Mutlak dan Arah Angin  pada Stasiun Klimatologi Majene 2005

Bulan

Kecepatan Angin Rata - Rata (Km/Jam)

Kecepatan Maksimum (Km/Jam)

Arah Angin

(1)

(2)

(3)

(4)

01 Januari

4

20

270

02 Pebruari

3

25

270

03 Maret

3

20

360

04 April

4

32

270

05 Mei

5

16

90

06 Juni

5

16

90

07 Juli

7

21

90

08 Agustus

7

21

200

09 September

6

24

60

10 Oktober

4

21

90

11 November

3

20

260

12 Desember

3

25

260

Sumber : Stasiun Klimatologi Majene 2005 (BPS Sulbar Dalam Angka 2005/2006)

 

 

Tabel I.2.5.3 Rata-rata Temperatur Udara Setiap Bulan Pada Ketinggian Sangkar 20 cm  pada Stasiun Klimatologi Majene 2005

Bulan

Suhu Udara Maksimum (0C)

Suhu Udara Minimum (0C)

Rata - Rata Suhu Udara (0C)

(1)

(2)

(3)

(4)

01 Januari

33,6

22,8

27,7

02 Pebruari

34,4

22,7

27,7

03 Maret

34,4

23,6

25,0

04 April

33,1

23,0

26,8

05 Mei

32,6

22,6

26,6

06 Juni

32,7

23,4

26,4

07 Juli

31,6

23,0

27,5

08 Agustus

32,8

23,8

27,7

09 September

34,8

22,6

28,4

10 Oktober

34,6

23,2

28,2

11 November

32,4

24,0

27,0

12 Desember

33,8

23,4

27,4

Sumber : Stasiun Klimatologi Majene 2005(BPS Sulbar dalam Angka 2005/2006)