YKS RAIH INDONESIA MDG AWARDS
Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) akhirnya berhasil meraih Indonesia MDG Awards (IMA) tahun 2011 yang diselenggarakan Kantor Urusan Khusus Presiden RI untuk MDGs dan Metro TV, bekerjasama dengan YIPD dan Golin Haris. Selain itu dalam penyelenggaraan ini MDGs juga bermitra dengan AusAID, Sari Husada dan dua perusahan swasata terkemuka di Indonesia antara lain, Telkomsel dan Nesttle.
Pengharagan ini diberikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Wanita, Linda Amelia Sari Gumelar dan disakisikan Wakil Presiden RI, Boediona dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dan semua undangan lainnya, bertempat di ruang Teater Nusa Indah, Balai Kartini, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, 1 Februari 2012.
YKS berhasil keluar sebagai salah satu penerima pengharagaan ini melalui program Manajemen Sarana Transportasi (MST) zero breaksdown Motorcycle untuk pelayanan kesehatan di pedesaan Flores Timur yang dikategorikan sebagai salah satu praktek cerdas (smart practices). Penghargaan dengan kategori yang sama ini merupakan yang ketiga kalinya di raih YKS. Pertama tahun 2009 dari Yayasan BaKTI, dan tahun 2010 dari PT. Astra International, Tbk melalui penghargaan SATU Indonesia Awards.
Pengharagaan yang dikemas dalam acara bertema ‘Beraksi untuk Negeri” ini menurut panitia berhasil menggaet 240 lebih pendaftar. Dari jumlah ini, 120 lebih masuk nominasi, dan 16 diantaranya terpilih meraih penghargaan termasuk YKS untuk kategori kesehatan ibu anak. Dua lembaga swasta lainnya yang berhasil meraih Awrads dari kategori yang sama yakni, Unilever dan sebuah LSM dari Pasuruan Jawa Timur.
Selain YKS, lembaga swasta lainya dari NTT yang berhasil meraih penghargaan ini adalah SMAK St. Paulus Maumere untuk kategori HIV/AIDS. Sedangkan dari pemerintah adalah Dinas Kesehatan Flores Timur dengan program cerdasnya yakni 2H2 Center yang digagas dr. Yoseph Usen Aman.
Sejumlah program pembangunan yang didaftarkan dalam penjaringan IMA Awards kali ini meliputi sejumlah butir pencapaian MDGs di bidang nutrisi, kesehatan ibu dan anak, akses ke air minum layak dan sanitasi dasar serta HIV / AIDS dan penyakit menular lainnya. Sedangkan peserta yang mendaftar dikategorikan ke dalam kabupaten/kota, Sektor swasta, LSM dan organisasi pemuda.
Dewan juri dalam penghargaan ini, terdiri dari sejumlah tokoh penting yang terkait erat dengan upaya-upaya MDGs dan berkompeten di bidangnya. Mereka antara lain; Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi; Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE; Wakil Menteri Pertanian dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Dr. Rusman Heriawan; Ketua Yayasan Inovasi Pemerintah Daerah (YIPD) Dr. Erna Witoelar; Redaktur Senior Kompas Dr. Ninok Leksono; Indonesia Country Director World Food Programme (WFP) Coco Ushiyama; Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo; Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Dr. Nafsiah Mboi SpA, MPH; Kepala Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Dr. Sonny Harry B Harmadi; dan Prof. Dr. Fasli Jalal.
Sementara proses penjurian berlangsung ketat, selektif dan komprehensif yang dilakukan secara online dan kunjungan ke lokasi pembangunan yang dipromosikan oleh peserta kompetisi. Hal ini untuk menyaksikan langsung dan mencocokkan dengan prestasi pembangunan yang dipresentasikan.
Ketua Panitia IMA 2011 sekaligus Asisten Utusan Khusus Presiden Republik Indonesian untuk MDGs menjelaskan, aspek yang dinilai meliputi kualitas penyusunan program, pengelolaan program, dampak dan hasil program serta keberlanjutan, pengembangan dan pembelajaran program.
Penyelenggaraan IMA tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain didukung dengan teknologi informasi untuk menjangkau publik yang lebih luas, serta untuk mempermudah proses pendaftaran dan penjurian, IMA 2011 juga menggelar serangkaian kegiatan seperti seminar inspiratif yang bertujuan menemukan 10 inspirator yang akan disebut sebagai ‘Pencerah Nusantara’. Para inspirator akan menjadi duta yang diharapkan dapat menyebarluaskan semangat pencapaian tujuan-tujuan MDGs di wilayah masing-masing.
Serangkaian kegiatan yang dilakukan sebelum acara puncak penganugerahan IMA 2011 pada tanggal 1 Februari 2012, yakni festival nasional MDGs dan pameran yang menampilkan berbagai program pemangku kepentingan MDGs. (Penulis adalah aktifis LSM)
Oleh : Mans Balawala
Sumber: http://satuportal.net/node/4765
- 140 reads
Send to friend

