Australia dan Indonesia galang kerja sama pemberantasan penyakit hewan

Versi printer-friendly

Australia dan Indonesia menggalang kerja sama untuk membantu mengendalikan
penyakit hewan menular di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dalam suatu kemitraan
baru untuk memperkukuh sistem kesehatan hewan.
Kemitraan Australia-Indonesia untuk Penyakit Menular yang Sedang Muncul senilai
A$22 juta ini didanai oleh AusAID dan akan dilaksanakan oleh Departemen Pertanian,
Perikanan dan Kehutanan (DAFF) Australia dalam kerja sama dengan pihak berwenang
kesehatan hewan RI dan Kementerian Pertanian RI.
Kemitraan Australia-Indonesia untuk Penyakit Menular yang Sedang Muncul fokus di
Sulawesi mengingat pulau ini adalah pusat kunci untuk produksi ternak untuk Indonesia
Timur, daerah yang secara relatif dekat dengan perbatasan utara Australia.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, berujar program tersebut
merupakan contoh baik kemitraan antara kedua negara yang akan menguntungkan baik
Indonesia maupun Australia.
Kemitraan ini juga akan mencakup kegiatan-kegiatan teknis dan lapangan di kedua
provinsi tersebut dan akan berupaya untuk menciptakan sistem kesehatan hewan jangkapanjang
dan berkelanjutan. Semua kegiatan program bertujuan untuk mengembangkan
kapasitas Indonesia untuk mengendalikan dan mencegah penyakit secara mandiri.
“Sistem kesehatan hewan yang lebih kukuh di Indonesia akan membantu melindungi
kesehatan manusia dan hewan dan meningkatkan produksi ternak hidup, serta
mengurangi kemiskinan dan memajukan stabilitas kawasan,” tutur Dubes Moriarty.
“Peternakan memberi banyak lapangan kerja di Sulawesi Selatan dan Barat – pusat
produksi sapi dan ayam yang besar untuk Indonesia Timur di mana sebagian besar berada
di daerah pedesaan.”
Progam ini berupaya untuk mengendalikan dan memberantas penyakit hewan yang
sedang muncul seperti rabies dan flu burung, yang saat ini menyebabkan penyakit parah
dan bahkan kematian pada manusia di Indonesia.
“Penyakit tidak peduli dengan perbatasan yang dibuat manusia. Program ini mendukung
pengembangan koordinasi yang kukuh untuk mengendalikan dan mencegah penyakit
yang mungkin melintasi perbatasan daerah, pulau dan bahkan perbatasan internasional.”
Program ini dikembangkan di atas sejarah panjang kerja sama erat antara Australia dan
Indonesia, baik dalam penguatan kapasitas kesehatan hewan maupun secara lebih umum.

Pertanyaan Pers:
Ray Marcelo (Atase Pers) tel. (021) 2550 5290 hp. 0811 187 3175